Relaxing on a gloomy day
Hari ini saya bisa beristirahat sejenak, sebelum bekerja penuh kembali. Draft laporan sudah selesai dan tinggal diperiksa sejenak dan dicetak. Hari Minggu ini semuanya berjalan agak lambat. Slowing down. Gloomy …
Di saat yang sama, berita tentang banjir di Jakarta cukup membuat saya ikut bersedih. Mudah-mudahan para penduduk Jakarta dapat melewati bencana ini sesegera mungkin. Mudah-mudahan Allah swt memberi kemudahaan kepada kita sekalian.
Pagi tadi saya juga mendengarkan keluhan dari kawan saya mengenai bisnisnya dan pegawai kecilnya. Berat sekali rasanya cobaan-cobaan yang harus kita hadapi sebagai bangsa ini. Apakah semuanya bisa diselesaikan cukup hanya dengan tobat? I don’t think so. What should we do?
Relaks sebentar ah … untuk menghilangkan sesaknya dada ini. Ah, saya bersyukur masih diberikan banyak kemudahan. Meski hujan turun, kami tidak dikelilingi oleh banjir. Ah … saya tidak tahu berkata apa. I should be thankful. I am … but I don’t know if thankful is good enough.

