Masalah Open Office 2.2

Di komputer Linux saya sudah terpasang Open Office 2.2. Ternyata ketika mengimpor berkas Microsoft Power Point (PPT) dia membutuhkan waktu yang lama sekali.

Minggu lalu pertama kali saya coba, dibutuhkan waktu hampir 3 menit untuk mengimpor berkas PPT tersebut. Ketika saya coba simpan dalam format barunya (ODT), dia crash. Entah kenapa.

Tadinya saya pikir ini salah di tempat saya saja. Mungkin ada masalah yang spesifik dengan berkas PPT yang ingin saya buka itu. Tapi beberapa hari kemudian di tempat yang lain, dan di komputer yang lain, kawan saya mengalami masalah yang sama. Jadi ini masalah di Open Office 2.2. Ada yang mengalami masalah sama? Solusinya? Downgrade?

3 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rahard.blogsome.com/2007/05/04/masalah-open-office-22/trackback/

  1. Ya. Kadang-kadang impor dari MS Word/Excel/Powerpoint ke OOo tidak berjalan mulus. Mungkin ada kode tertentu di file MSOffice yang belum bisa diterjemahkan ke format opendoc. Setahu saya, format file MSOffice itu masih proprietary sehingga harus di-reverse engineer oleh programmer OOo.

    Solusi?
    If you can’t join them, beat them! Make them use OOo.

    Comment by Probo Dj — May 4, 2007 @ 1:18 pm

  2. Mungkin mbikinnya dari Ms Power Point ya pak. Biasanya sih gagal karena di dokumennya terlalu banyak “tempelan” semacem macro dll. OO masih kurang kalau masalah chart dan juga boros memory he..he.

    Comment by kurnia_1 — May 4, 2007 @ 7:36 pm

  3. Tapi … ini gak masalah dengan OO 2.0 lho. Jadi masalahnya di OO 2.2.

    Comment by Budi Rahardjo — May 5, 2007 @ 6:00 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>